Parna (Pomparan ni si Raja Naiambaton)
Pomparan ni si Raja Naiambaton biasa disingkat menjadi PARNA, yaitu
marga-marga yang dipercayai sebagai keturunan dari Raja Naiambaton yang
karenanya tidak boleh menikah satu dengan yang lainnya. Hal ini
dipertegas dalam tulisan-tulisan pustaha Batak yang berbunyi “Pomparan
ni si Raja Naiambaton sisada anak sisada boru” dalam bahasa Batak Toba,
yang dapat diartikan dengan ”Keturunan Raja Naiambaton adalah sama-sama
pemilik putra dan putri,” yang dalam arti lebih luas lagi dapat
diartikan bahwa ”Putra-putri keturunan marga-marga Naiambaton tidak
boleh menikah satu sama lain.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar