Lumba berjoget

Sabtu, 23 Mei 2015

pembibitan

Buah Kelapasawit

Perbedaan Olahraga dengan Pendidikan Jasmani

Ada 4 aspek yang membedakan antara Sport dan Pendidikan Jasmani, antara lain:

     Tujuan Pendidikan Jasmani disesuaikan dengan tujuan pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan pribadi dari semua siswa, sedangkan tujuan Olahraga adalah mengacu pada pencapaian kinerja perilaku motorik sebagai tinggi untuk memenangkan pertandingan.
     Belajar Content dalam pendidikan jasmani disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa, sedangkan konten olahraga pembelajaran atau pelatihan konten adalah target yang harus dipenuhi.
     Belajar Orientasi pendidikan jasmani berpusat pada siswa. Ini berarti bahwa siswa tidak mampu mencapai tujuan dalam waktu diberi kesempatan lagi, sementara dalam olahraga atlet yang tidak dapat mencapai garis gawang dengan target waktu tidak dianggap berbakat dan harus diganti dengan atlet lainnya.
     Sifat kegiatan pendidikan jasmani di talent scouting yang digunakan untuk menentukan perilaku masuk, sementara dalam latihan bertujuan untuk memilih atlet berbakat.
Berdasarkan banyak penelitian, bawang puih dapat mengatasi jerawat membandel dan bahkan mengembalikan kulit wajah yang cerah karena perannya sebagai antivirus, antioksidan, antiseptik dan juga antijamur yang sangat berguna bagi kesehatan. Selain itu, terdapat juga zat sulfur dalam bawang putih sebagai cara menghilangkan jerawat secara alami dan cepat sehingga dalam penyembuhkan jerawat membandel pun sangat ampuh. Selain dengan memotong bawang putih menjadi dua bagian dan digosokkan ke wajah lalu bilas dengan air hangat, anda dapat mengkonsumsi bawang putih. Namun, disarankan untuk tidak mengkonsumsi bawang putih secara berlebihan karena akan mengganggu kerja lambung.

Jumat, 22 Mei 2015

Cara Mencegah Jerawat

Posted byJerawat merupakan suatu keadaan kulit yang tidak normal yang disebabkan adanya gangguan akibat produksi kelenjar minyak berlebihan (sebaceous gland) yang menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.
Menurut Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 85% dari total penduduk di indonesia yang mengalami jerawat biasanya pada usia 12-25 tahun dan sisanya 15% yang mengalami jerawat diatas usia 25 tahun. Apabila jerawat tidak cepat ditangani akan mengakibatkan gangguan jerawat menetap hingga usia 40 tahun. Banyak cara mencegah jerawat.
Untuk itu kita harus mengetahui apa saja penyebab jerawat mudah timbul hingga mengganggu penampilan, berikut ini adalah penyebab-penyebab umum dari timbulnya jerawat, diantaranya :
1. Produksi kelenjar minyak yang berlebih
2. penyumbatan pori-pori pada wajah
3. Infeksi dari bakteri akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan wajah
Ada pula beberapa jenis jerawat yang dapat memicu munculnhya jerawat pada wajah,diantaranya :
1.Komedo,merupakan pori-pori yang tersumbat pada wajah yang bersifat terbuka atau tertutup.
2.Jerawat biasa muncul berupa tonjolan kecil yang berwarna pink atau kemerahan.
3.Jerawat batu merupakan momok dari jerawat yang dikatakan sebagai jerawat yang sudah parah yang tidak hanya secara fisik,tapi juga penampilan seutuhnya dan kepercyaan diri
Cara menghilangkan jerawat juga dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu cara tradisional dan modern.Cara menghilangkan Jerawat dengan cara tradisional dapat dilakukan salah satunya dengan rajin mencuci muka,sedangkan cara modern menghilangkan jerawat adalah dengan menggunakan teknologi atau peralatan canggih dari dokter.
Adapun Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan jerawat :
1. Dengan Rajin mencuci muka.bila mencuci muka Basuh juga sampai bagian leher dan jidat setidaknya 2 kali seminggu.jd jangan asal mencuci muka saja .dan sambil pijat wajah Anda dengan gerakan memutar dan basuh menggunakan air hangat.
2.Tidak lupa juga menggunakan obat jerawat. Anda mungkin harus mencoba berbagai macam obat sebelum akhirnya anda menemukan produk yang cocok dengan kulit wajah. Biasanya produk ini dipasarkan dengan bentuk kemasan dan harga pun sangat bervariasi. Perlu di ketahui Mahal tidak menjamin produk tersebut cocok dan bisa mengatasi masalah jerawat Anda.
3. Berhati-hatilah dalam menggunakan produk kecantikan. Hanya menggunakan make-up, pelembab atau tabir matahari hanya yang tanpa minyak. Biasanya jika tertulis “nonacnegenic” atau “noncomedogenic” di label keterangan, produk tersebut lebih baik.
4. Saat memakai produk untuk rambut, diusahakan jangan sampai mengenai ke wajah .Tutupi wajah Anda dengan handuk saat menggunakan minyak rambut, hairspray atau mousse. Setelah selesai mandi, jangan lupa kembali bilas wajah Anda untuk menghilangkan kemungkinan bekas shampo atau conditioner tertinggal di wajah.
5.Jika anda mempunyai rambut yang panjang ikatlah rambut anda agar keringat tidak menempel diwajah yang dapat menyebabkan bakteri.dan hindari memakai topi dan kaca mata.
6. Sebaiknya Anda mencoba menemui dokter ahli untuk berkonsultasi atau bisa memberikan saran obat yang terbaik dan bagaimana pemakaian paling efektif tentang masalah wajah anda yang berjerawat sehingga mulai mempemgaruhi penampilan dan kepercyaan diri anda.
7. Mengubah pola makan diet anda. Dengan Makan coklat, permen dan makanan berminyak dapat merubah gestur kulit Anda. Batasi pula asupan junk food, lebih banyak memakan yang mengandung vitamin dan ganti gaya hidup Anda agar lebih sehat. tidur yang teratur, dan jangan sampai tubuh anda kekurangan cairan.
Adapun tips Cara menghilangkan jerawat yang sudah dijelaskan diatas.dengan melalui tips diatas aman bagi kesehatan dan tidak akan menyebabkan toksin bagi tubuh anda. Tidak sama halnya dengan cara menghilangkan jerawat menggunakan bahan kimia, bahan kimia terkadang dapat menyebabkan iritasi yang berkepanjangan.Tips cara menghilangkan jerawat berbahan kimia perlu diwaspadai terkadang dalam produk yang kita gunakan untuk penghilang jerawat mengandung merkuri (raksa) dan formalin sangat membahayakan bagi kesehatan kulit tubuh kita. Jangan sampai keinginan menghilangkan jerawat di wajah justru dapat merusak kecantikan wajah anda. Gunakanlah cara menghilangkan jerawat yang aman bagi wajah anda.
Tahukan anda faktor munculnya jerawat bukan faktor dari makanan tapi bagaimana cara kita merawat wajah kita dengan baik . Cara mencegah jerawat yang paling efektif memanglah dengan cara alami. Karena tidak ada efek samping. 

Cara Mencegah Jerawat Secara Alami

Cara untuk mempercantik wajah adalah dengan menggunakan masker, baik yang buatan ataupun masker secara alami yang  kita buat dari berbagai jenis buah-buahan. Banyak sekali jenis buah-buahan yang dapat digunakan untuk membuat masker alami,beberapa di antaranya yang mudah kita temukan di suparmarket adalah avokad, stroberi, tomat, lemon, dan anggur. Beberapa hal tersebut merupakan cara mencegah jerawat secara alami. Karena alami lebih baik. 
1. Avoakad(alpukat)
Alpukat kaya akan asam amino dan vitamin sehingga cocok untuk digunakan sebagai masker pencegah penuaan dini pada kulit wajah.untuk yg mempunyai masalah kulit wajah kering,tumbuk daging alpukat matang dengan garpu,kemudian oleskan pada wajah.Biarkan selama 30 menit,lalu bilas dengan air hangat atau air mawar menggunakan kapas.untuk yang mempunyai kulit wajah yang normal,tambahkan putih telur yang dikocok sebentar.bagi yang mempunyai kulit lembab perlu ditambahkan pula madu,kemudian aduk rata dengan hancuran daging alpukat dan putih telur kocok.
2. Stroberi
Buah stroberi ini banyak mengandung asam salisilat,yang merupakan salah satu jenis asam beta-hidkroksi yang membantu mengencangkan kulit ,silica,serta vitamin B,C,E,dan K yang berfungsi menyehatkan dan meremejakan kulit,masker stroberi ini baik digunakan untuk semua jenis kulit.
3. Anggur
Buah anggur ini banyak mengandung kaya akan trace mineral,kalsium,magnesium,potassium,vitamin B1,B2,B3,B5,B6,C,dan senyawa-senyawa flavonoid.Hampir semua jenis anggur yang berbeda,dapat digunakan untuk lotion.Perlu diperhatikan bahwa jus anggur yang telah dibuat harus disaring terlebih dahulu.lalu oleskan pada wajah dengan menggunakan kapas.lalu diamkan selama 20 menit,setelah 20 menit bilas dengan air mawar.lotion anggur dapat digunakan setiap hari ,karena baik untuk semua jenis kulit,mulai dari kulit kering,lembab,ataupun kulit yang rusak.
4. Lemon
Buah lemon banyak mengandung vitamin A,C,B1,B2,dan B3.yang sangat baik untuk kulit berminyak,namun lotionnya juga bekerja untuk kulit normal.dapat digunakan setiap hari.untuk membuat lotionnya tambahkan satu sendok teh jus lemon pada putih telur kocok.Oleskan pada wajah dan biarkan selama 10 menit.Setelah itu bersihkan dengan air mawar atau air hangat.
5. Tomat
Buah tomat mengandung protein,fosfor,besi,belerang,vitamin A,B1,dan C. untuk menghaluskan wajah,ambil tomat yang sudah matang,lalu iris dan gosokkan pada wajah.Atau,bisa juga buah tomat diperas,kemudian perasannya dioleskan setiap hari ke wajah. sebagai pelindung wajah dari sengatan matahari.Ambil daun tomat secukupnya,lalu remas-remas dengan sedikit air,kemudian tempelkan pada wajah sebagai penyejuk wajah.
6. Pisang
Buah pisang banyak mengandung serotinin,pektin,tanin,noradrenalin,hidrokasi tritamin,dopamin,dan berbagai vitamin,seperti vitamin A,B kompleks,dan C.sebagai pelembab kulit wajah.ambil pisang ambon yang sudah masak,lalu hancurkan,tambahkan minyak zaitun.gunakan dan ulangi secara teratur ramuan tersebut sebagai bedak.
7. Sirih
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung chavicol dan betlephenol,yang memilki daya anti jamur,antioksida,dan mematiakn kuman.untuk menghilangkan jerawat;tumbuk 4-6 lembar daun sirih sampai halus,gunakan sebagai bedak kompres.lakukan setiap malam
8. Jeruk Nipis
Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen,linalin asetat,geranil asetat,fellandren,sitral,dan asam sitrat.Untuk mencegah keriput,iris jeruk nipis,lalu peras untuk diambil airnya.tambahkan satu sendok makan minyak kayu putih dan seperempat sendok kapur sirih,aduk sampai rata.pakai ramuan ini sebagai bedak setiap malam.
9.Pepaya
Daun Pepaya mengandung enzim papain,alkolid karpaino,psudokarpaina,glikosid,karposid dan saponin,sakarosa,dekstrosa serta levulosa,sedangkan buahnya mengandung karotena,pectin,dgalaktosa,dan I-arabinosa,papain,papaya,timin papain,dan fitokinase.Bijinya mengandung glucoside,cocirin,dan karpai,sementara getahnya mengandung papain,kemokapian,lisosim,lipase,glutamin dan sklotransferase.Untuk menghilangkan jerwat;ambil 2-3 lembar daun pepaya tua,jemur sebentar lalu tumbuk halus.Tambahkan satu setengah sendok air,gunakan sebagai bedak pada wajah yang terkena jerawat.

Buah-buahan diatas merupakan buah-buahan yang mempunyai khasiat baik untuk mencegah jerawat secara alami. Tidak ada efek samping yang ditimbulkan karena kandungan zat dalam buah buahan itu tidak berbahaya sama sekali, jadi mulailah untuk mengonsumsi makanan dan bauh-buahan yang mengandung gizi baiik untuk mencegah jerawat.

Kamis, 21 Mei 2015

Teknik Pembibitan Kelapa Sawit


1.1. Kelapa Sawit
           Kelapa sawit adalah tanaman komoditas utama perkebunan Indonesia, di-karenakan nilai ekonomi yang tinggi dan kelapa sawit merupakan tanaman penghasil minyak nabati terbanyak diantara tanaman penghasil minyak nabati yang lainnya (kedelai, zaitun, kelapa, dan bunga matahari). Kelapa sawit dapat menghasilkan minyak nabati sebanyak 6 ton/ha, sedangkan tanaman yang lainnya hanya menghasilkan minyak nabati sebanyak 4-4,5 ton/ha (Sunarko, 2007).
     Para ahli telah membuat satu bagan yang menggambarkan multi guna kelapa
sawit dengam membuat “pohon industri kelapa sawit,” berdasarkan bagan industri dari produk hulu kelapa sawit dapat menghasilkan jenis-jenis produk sebagai berikut ; 1) Minyak sawit (CPO) yang menghasilkan carotene, tocopherol, olein, stearin, soap stok, dan free fatty acid, ; 2) Inti sawit menghasilkan minyak pati dan bungkil, ; 3) Tempurung menghasilkan arang dan bahan baku, ; 4) Serat menghasilkan bahan bakar dan sumber selulosa, ; 5) Tandan kosong digunakan sebagai sumber selulosa dan pupuk kompos, ; 6) Sludge digunakan sebagai komponen makanan ternak (Setyamidjaja, 2006).                                                                             
    Menurut Steqo (2010), benih unggul yang dihasilkan dari tahapan pemuliaan

memiliki beberapa kelas yaitu: Benih Penjenis (breeder seed), adalah material pembiak vegetatif yang dihasilkan langsung oleh peneliti. Benih ini digunakan sebagai benih dasar, Benih Dasar (foundation seed), adalah hasil turunan pertama dari benih penjenis. Identitas genetik maupun kemurniannya dijaga baik. Benih ini merupakan sumber dari semua benih sebar, dan yang teakhir adalah Benih Sebar, yaitu benih turunan dari benih dasar dan benih pokok yang langsung digunakan petani untuk dibudidayakan, untuk menghasilkan benih yang bersertifikat atau benih sebar yang terjamin mutunya, baik genetik maupun kemurniannya, pemerintah telah menentukan ketentuan pokok Benih sebar varietas tertentu selanjutnya akan digunakan sebagai bibit.
            Prenursery merupakan tahapan pertama sebelum main nursery. Pada tahap ini dilakukan dua tahap yaitu seleksi pertama dan seleksi kedua. Seleksi pertama dilakukan saat tanaman kelapa sawit berumur 2-4 minggu setelah tanam. Tanam seleksi yang kedua dilakukan saat tanaman kelapa sawit sesaat sebelum dipindahkan ke largebag (Tahap Main Nursery) yaitu pada umur 3-3,5 bulan. Pada tahap ini tanaman kelapa sawit yang abnormal, mati/rusak saat perngangkutan dan kelainan genetik harus dimusnahkan.

Cara Budidaya Pohon Karet

Pohon Karet
Gambar Pohon Karet

Syarat Tumbuh

Pada manual teknik budidaya karet, karet akan tumbuh dengan baik jika beberapa syarat paling mendasar terpenuhi. Lahan yang akan ditanami karet sebaiknya berada di wilayah dengan temperatur udara rata-rata 24ºC-18ºC dengan curah hujan rata-rata 1.500-2.000 mm per tahun. Setiap harinya, paling tidak sinar matahari terpapar sempurna selama 5-7 jam. Tanaman karet juga memerlukan tingkat kelembaban yang tinggi untuk tumbuh.
Kondisi tanah yang diinginkan oleh tanaman karet adalah tanah dengan tingkat kesuburan yang tinggi dan tidak mengandung padas sehingga air bisa diteruskan dengan baik. Tingkat keasaman tanah yang sesuai adalah sekitar pH 5-6 dengan batas toleransi pH 3-8. Tanah yang cocok untuk budidaya karet mempunyai ketinggian 200 meter di atas permukaan laut.

Pembibitan

Ada beberapa cara pembibitan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bibit karet dengan sifat unggul. Pembibitan karet bisa dilakukan dengan melalui beberapa tahap. Tahap yang pertama adalah tahap persemaian perkecambahan sedangkan tahap pembibitan selanjutnya adalah persemaian bibit.
Untuk tahap persemaian perkecambahan, benih karet akan disemai di bedengan dengan ukuran lebar sekitar 1-1,2 meter dengan ukuran panjang yang disesuaikan dengan tempat yang tersedia. Pasir dengan tekstur halus disebarkan di atas bedengan dengan ketebalan 5-7 cm. Natural Glio perlu pula dikembangbiakkan di dalam pupuk kandang yang ditambah 1 mg Natural Glio sebelum siap ditebar di atas bedengan. Dauh atau jerami dengan ukuran tinggi 1m diperlukan untuk naungan sisi timur dan ukuran tinggi 80 cm diperlukan sebagai naungan sisi barat.
Benih direndam dalam larutan POC NASA dengan takaran satu tutup untuk satu liter air selama 3-6 jam. Benih akan disemaikan langsung harus disiram dengan larutan POC NASA dengan takaran setengah tutup per liter air. Untuk cara tanam benih yang benar, jarak tanam dipertahankan selebar 1-2 cm. Benih yang sudah disemai harus disiram secara teratur dan normalnya benih akan mulai berkecambah pasa usia 10-14 hari setelah tanam.
Benih yang sudah berkecambah kemudian dipindahkan ke area persemaian bibit yang sudah dicangkul dengan kedalaman 60-75 cm kemusian dihaluskan serta diratakan. Area tersebut perlu dibuat bedengan dengan ketinggian 20 cm termasuk parit antar bedengan dengan kedalaman 50 cm. Selanjutnya, cara menanam benihnya adalah dengan membuat jarak tanam 40 x 40 x 60 cm untuk bibit okulasi coklat dan jarak tanam 20 x 20 x 60 untuk bibit okulasi hijau.
Selain perlu disiram secara teratur, bibit dalam persemaian perlu pula dipupuk dengan pupuk makro selama 3 bulan sekali dan perlu pula disiram dengan POC NASA setiap 1-2 minggu sekali. Klon untuk benih dan bibit unggul bisa ditemukan di lembaga riset pemerintah maupun swasta seperti Balai Penelitian Karet Getas.

Pengolahan Tanah

Proses bercocok tanam karet selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengolah tanah sebelum bibit karet siap ditanam. Tanah dibersihkan dari pohon besar dengan penebangan dan alang-alang dengan menggunakan herbisida. Sisa penyakit perlu pula dibasmi dengan menggunakan fungisida. Teras perlu dibuat pada tanah dengan kemiringan di atas 10 deg sementara rorak perlu dibuat pada tanah yang landai sebagai aliran air serta pencegah erosi.
Pemancangan juga diperlukan dalam teknik menanam karet sesuai dengan jarak tanam serta tingkat kerapatan pohon yang direncanakan. Dua minggu sebelum penanaman karet, lubang tanam harus dibuat terlebih dahulu pada titik pancang dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm. Pupuk juga perlu ditambahkan ke dalam lubang untuk memacu pertumbuhan akar pohon karet yang baru saja ditanam.

Penanaman dan Penyulaman Karet

Waktu yang tepat untuk menanam karet adalah saat musim penghujan sehingga intensitas penyiraman bisa dikurangi. Bibit yang sudah siap ditanam adalah bibit yang mempunyai payung daun terakhir yang sudah tua. Kantong polybag harus dibuka sebelum bibit diletakkan di bagian tengan lubang tanam dan ditimbun dengan tanah. Setiap 1-2 minggu, pemeriksaan bibit perlu dilakukan sehingga bibit yang mati bisa segera diganti untuk mempertahankan populasi tanaman karet.

Perawatan dan Pemeliharan

Langkah perawatan awal yang harus dilakukan pada tanaman karet adalah dengan membuang tunas palsu dan tunas cabang sebelum tunas berkayu. Selain cara pemliharaan tersebut, percabangan tanaman juga perlu dibentuk dan dirangsang dengan cara penyanggulan, pengikatan batang, pemotongan ujung batang, pemotongan ujung tunas, pengguguran daun, maupun pengeratan batang. Penyanggulan merupakan cara yang paling direkomendasikan.

Tumpang Sari

Penanaman tumpang sari pada lahan karet merupakan salah satu tips yang sangat berguna untuk meningkatkan produktivitas lahan perkebunan karet itu sendiri. Sebelum karet siap menghasilkan, tanaman tumpang sari akan memberikan pendapatan selain akan sangat membantu mengurangi rendahnya harga komoditas karet.

Pemupukan

Agar pertumbuhan tanaman karet semakin cepat dan semakin cepat matang sadap, pemupukan perlu dilakukan. Pergantian musim penghujan ke musim kemarau merupakan saat yang paling tepat untuk memberikan pupuk yang berupa pupuk urea, SP 36, dan KCl dengan perbandingan dan frekuensi yang sesuai dengan umur pohon karet.